Bareskrim Polri Akan Memeriksa Irjen Pol Napoleon Bonaparte

Bareskrim Polri Akan Memeriksa Irjen Pol Napoleon Bonaparte

Bareskrim Polri Akan Memeriksa Irjen Pol Napoleon Bonaparte – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri akan memeriksa Irjen Pol Napoleon Bonaparte pada hari ini, Selasa (21/9/2021). Dit Tipidum Bareskrim Polri hari ini menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte terkait dengan kasus dugaan penganiayaan hingga pelumuran kotoran manusia ke Muhamad Kosman alias Muhammad Kece.

Andi menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi sebelum melakukan gelar perkara untuk menaikan status hukum atau penetapan tersangka dalam perkara itu. Napoleon diperiksa dalam kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Anggota Polri aktif itu memukul dan melumuri wajah Muhammad Kece dengan kotoran manusia. “Jadwal penyidik, pemeriksaan hari ini jam 11.00 WIB, mudah-mudahan bisa dimulai,” kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

1. Bareskrim Polri periksa 4 petugas rutan
Bareskrim Polri Periksa Tahanan hingga Petugas Rutan Terkait Penganiayaan  Muhammad Kece - Tribunjateng.com

Hingga saat ini, Bareskrim Polri telah memeriksa tujuh orang saksi. Mereka terdiri atas empat petugas Rutan Bareskrim dan tiga tahanan.

Dalam hasil pemeriksaan terungkap Napoleon bisa masuk ke sel Muhammad Kece dengan cara menukar gembok sel. Gembok sel Muhammad Kece ditukar dengan gembok ‘Ketua RT’ berinisial H alias C.

“Gembok standar untuk kamar sel korban diganti dengan gembok milik ‘Ketua RT’ atas permintaan NB, makanya mereka bisa mengakses,” kata Andi.

2. Napoleon bersama 3 napi lainnya mendatangi Muhammad Kece tengah malam
Petinggi FPI Bantu Irjen Napoleon Garap Muhammad Kece, Siapa Dia? -  radarcirebon.com

Andi menjelaskan, penganiayaan terhadap Muhammad Kece terjadi tengah malam pukul 00.30 WIB. Napoleon masuk ke sel Muhammad Kece setelah membuka gembok tahanan.

Penganiayaan dimulai dengan melumuri wajah Muhammad Kece dengan kotoran manusia yang telah disiapkan. Napoleon kemudian meminta salah satu dari tiga napi untuk mengambil bungkusan plastik putih yang di dalamnya merupakan kotoran manusia.

“Oleh NB kemudian korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya. Setelah itu berlanjut pemukulan atau penganiayaan terhadap korban MK oleh NB,” ujar Andi.

3. Penganiayaan Muhammad Kece berlangsung selama 1 jam
Bareskrim Periksa Napoleon Terkait Penganiayaan Muhammad Kece Hari Ini

Berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti berupa CCTV, terungkap penyiksaan berlangsung selama satu jam.

“Dari bukti CCTV tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan tiga napi lainnya meninggalkan kamar sel korban,” kata Andi.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono sebut, Napoleon masih merasa sebagai atasan para petugas di dalam rutan.

“Di sisi lain kan yang bersangkutan masih sebagai seperti atasan dengan seorang bawahan yang sedang menjaga tahanan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa persnya di YouTube Divhumas Polri.