Inilah Strategi Selandia Baru Dalam Melawan Pandemik COVID19

Inilah Strategi Selandia Baru Dalam Melawan Pandemik COVID19

Inilah Strategi Selandia Baru Dalam Melawan Pandemik COVID19 – Selandia Baru menghentikan perjalanan bebas karantina dengan negara tetangga  Australia pekan lalu, ketika wabah varian Delta memicu lockdown di Sydney dan pembatasan di tempat lain.

Kemunculan varian Delta juga memperpanjang kewaspadaan COVID-19 level 2 di Wellington hingga Selasa (29/6), karena pihak berwenang mengatakan masih ada risiko bahwa seorang turis Australia yang dites positif terkena virus corona setelah mengunjungi kota itu akhir pekan lalu. Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, membagikan tiga strategi bagaimana negara kepulauan itu mampu menanggulangi pandemik COVID-19.

Pernyataan itu disampaikan karena infeksi Aplikasi Poker77 virus corona di Indonesia semakin mengganas. Tantowi mewanti-wanti jangan sampai terpapar corona hanya perkara waktu, cepat atau lambat.

1. Ini tiga strategi pemerintah Selandia Baru hadapi COVID-19
Wakil PM Selandia Baru Kritik Lockdown yang Tetap Dilakukan | Republika  Online

Adapun tiga strategi yang dimaksud oleh Tantowi adalah menutup perbatasan, melakukan lockdown dalam skala lokal atau nasional, dan partisipasi masyarakat melalui tim yang disebut sebagai tim 5 juta orang.

“Lima juta orang yaitu seluruh penduduk Selandia Baru. Setiap orang punya peran masing-masing untuk mendukung pemerintah dalam merespons COVID-19,” tambah dia.

Beberapa saat lalu, dalam konferensi pers, Tantowi juga mengatakan bahwa menutup perbatasan bagi Selandia Baru merupakan kebijakan yang relatif mudah dan realistis. Sebab, secara geografis posisi Selandia Baru cukup terisolir di kawasan Pasifik.

2. Partisipasi masyarakat memainkan peran penting
Tantowi Yahya Ungkap 3 Strategi Selandia Baru Lawan Pandemik COVID-19

Duta besar berlatar politikus Golkar itu menekankan partisipasi masyarakat, dari berbagai elemen, menjadi kunci penanganan pandemik.

“Di Selandia Baru tidak semua rakyatnya mendukung pemerintah, ada oposisi yang sangat kuat di parlemen. Namun, ketika itu menyangkut kepentingan dan keselamatan bersama, maka tidak ada seorangpun yang berbeda pendapat atau melawan kebijakan pemerintah,” ulas dia.

“Barangkali poin ketiga inilah yang menjadi sumber utama kesuksesan negeri ini dalam menanggulangi COVID-19,” ucap dia.

3. Mengajak masyarakat Indonesia memerangi pandemik bersama pemerintah
Tantowi Yahya Ungkap 3 Strategi Selandia Baru Lawan Pandemik COVID-19

Terakhir, mantan presenter itu mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan COVID-19.

“Insyaallah hal baik yang kami share selama berada di Selandia Baru selama COVID berlangsung dapat menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita harus bersatu, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesatuan aksi untuk bersama-bersama keluar dari krisis,” tutup dia.

Sebagai informasi, dikutip dari Worldometer, sepanjang pandemik Selandia Baru hanya mencatatkan 2.742 kasus positif dan 26 kasus kematian. Grafik menunjukkan selama bulan Juni kasus penambahan harian selalu berada di bawah 10 kasus. Rekor kasus harian tertinggi sepanjang 2021 tercatat pada 10 Januari dengan 31 kasus.

PM Ardern juga mengatakan bahwa kabinet telah meminta saran untuk membuat pemindaian wajib QR code di lokasi berisiko tinggi seperti bar dan restoran. Langkah ini juga mempertimbangkan untuk mewajibkan pemakaian masker pada tingkat siaga 2 atau lebih tinggi di tempat-tempat yang dianggap berisiko tinggi.

Saat ini, pemakaian masker di Selandia Baru hanya hanya wajib di transportasi umum. PM Ardern menjelaskan, bahwa menghentikan gelembung perjalanan trans-Tasman dengan Australia diperlukan untuk menghindari lebih banyak kasus positif COVID-19 yang tiba di negara itu dan mengarah pada pembatasan lebih lanjut.

Selandia Baru adalah salah satu dari segelintir negara yang telah menahan penyebaran COVID-19 di dalam perbatasannya. Selandia Baru tidak mencatat kasus baru COVID-19 di antara masyarakatnya, menurut otoritas negara itu, sementara masih menangani 10 kasus infeksi di fasilitas isolasi yang dikelola.