Kasus Kematian Akibat COVID-19 Di DKI Semakin Menurun

Kasus Kematian Akibat COVID-19 Di DKI Semakin Menurun

Kasus Kematian Akibat COVID-19 Di DKI Semakin Menurun – Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi surveilans dan imunisasi, pencegahan dan pengendalian penyakit menular, serta pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengklaim saat ini kasus kematian akibat COVID-19 semakin menurun jika dibandingkan kondisi saat kasus kian meningkat. Pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas Kesehatan.

“Dari sisi jumlah orang yang meninggal alhamdulillah sudah terjadi penurunan, baik yang dilakukan dengan pemulasaran dengan confirm COVID-19, maupun yang dilakukan pemulasaran sesuai dengan protokol COVID-19 yang statusnya masih probable,” Dikutip dari idn poker mobile ujarnya dalam seminar daring yang ditayangkan YouTube BPSDM DKI Jakarta, Jumat (13/8/2021).

1. Sebelumnya banyak kasus meninggal sebelum sampai rumah sakit
Dinkes DKI Klaim Jumlah Kematian Akibat COVID-19 Mulai Turun

Dwi menjelaskan maksud dari pemakaman COVID-19 bagi jenazah yang masih probable adalah mereka yang meninggal saat status infeksinya belum jelas, apakah negatif atau positif COVID-19.

“Karena mungkin pada saat datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi istilah kami died on arrival gitu,” ujarnya.

2. Hampir semua pemakaman adalah jenazah terkonfimasi COVID-19

5 Fakta yang Perlu Diketahui soal Jenazah Covid-19 Ketika Hendak Dimakamkan  Halaman all - Kompas.com

Selain karena indikasi dead on arrival, pasien dengan pemulasanan COVID-19 terjadi karena meninggal saat isolasi mandiri dan baru bergegas ke rumah sakit. Hal ini, kata dia, terjadi satu hingga dua bulan yang lalu.

Untuk saat ini, kata Dwi, pemakaman hampir semua dilakukan untuk orang yang benar-benar terpapar atau positif COVID-19. Namun dia tidak secara detail menjabarkan jumlahnya.

“Saat ini relatif sudah kembali, kita lihat hampir semua orang yang dengan meninggal karena COVID-19, tapi sudah relatif bisa dipastikan bahwa meninggal karena memang confirm COVID-19, karena sudah lebih terkendali situasinya,” ujarnya.

3. Data pemakaman COVID-19 di Jakarta
Dinkes DKI Klaim Jumlah Kematian Akibat COVID-19 Mulai Turun

Melansir dari situs corona.jakarta.go.id, hingga Kamis (12/8/2021) sudah ada 12.908 kematian akibat COVID-19 di Jakarta, ada penambahan 42 orang yang meninggal dalam waktu 24 jam.

Grafik di dalam situs ini menunjukkan adanya penurunan dari kategori pemakaman jenazah dengan protokol penanganan COVID-19, berikut rinciannya:

  • 2 Agustus 102 pemakaman
  • 3 Agustus 116 pemakaman
  • 4 Agustus 105 pemakaman
  • 5 Agustus 88 pemakaman
  • 6 Agustus 66 pemakaman
  • 7 Agustus 76┬ápemakaman
  • 8 Agustus 69┬ápemakaman
  • 9 Agustus 39 pemakaman.