Menkes Sebut 150 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan

Menkes Sebut 150 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan

Menkes Sebut 150 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah memiliki vaksin Covid-19 sebanyak 130,3 juta dosis. Untuk sementara, 116,4 juta dosis vaksin atau 85 persen di antaranya sudah didistribusikan ke daerah di Indonesia.

Secara rinci, 116,4 juta vaksin yang telah didistribusikan ke daerah antara lain 4,8 juta dosis vaksin CoronaVac, 85,9 juta dosis vaksin Biofarma, 1,5 juta dosis vaksin Pfizer, 15,9 juta dosis vaksin AstraZeneca, 77,5 juta dosis vaksin Moderna, dan 499.886 dosis vaksin Sinovac.

Dari 116,4 juta dosis vaksin Covid-19, sudah disuntikkan sekitar 91 juta dosis. Sehingga sisa stok vaksin Covid-19 yang ada di daerah baik provinsi, kabupaten/kota sekitar 25 juta dosis. Data tersebut merupakan gabungan dari dosis pertama dan kedua yang sudah disuntikkan.

1. Pemerintah targetkan 400 juta dosis disuntikkan pada Januari 2022
Menkes Sebut 150 Juta Lebih Dosis Vaksin COVID Sudah Disuntikkan di RI

Budi mengatakan, pemerintah menargetkan pada Desember 2021 jumlah dosis yang disuntikkan sebanyak 300-325 juta. Pada Januari 2022 jumlahnya ditargetkan meningkat.

“Insya Allah Januari (periode 12 bulan) bisa mencapai 350-400 juta dosis, dari target awal 363 juta dosis, yang di semester ke-2 (setelah vaksinasi anak diizinkan), naik ke 416 juta dosis,” katanya.

2. Vaksinasi COVID-19 di RI tembus 2 juta dosis sehari
Gas Pol! Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta Dosis Sehari

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah berhasil menyuntikkan 2 juta dosis vaksin COVID-19 per hari. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati, mengatakan berdasarkan data yang dihimpun Satgas COVID-19 pada 29 September 2021, sebanyak 2.049.125 dosis vaksin berhasil disuntikan.

Secara rinci 1.291.850 dosis vaksin dosis pertama dan 757.275 dosis vaksin dosis kedua. Sehingga jumlah penduduk yang sudah divaksin COVID-19 dosis pertama 89.822.987 orang, dan 50.412.993 orang dosis kedua.

“Ini berarti vaksinasi dosis pertama sudah menjangkau 43,13 persen dan 24,21 persen untuk dosis kedua, dari target vaksinasi 208.265.720 orang,” ujar Widyawati dalam siaran tertulis, Selasa (5/10/2021).

3. Pemerintah mengupayakan ketersediaan vaksin COVID-19
BPOM Beri Izin Penggunaan Vaksin Janssen dan Convidecia - Radio Web Indo

Widyawati menjelaskan Kemenkes terus berupaya meningkatkan percepatan vaksinasi, selain membuka vaksinasi massal bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.

Kemenkes juga telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, di seluruh Indonesia untuk segera vaksinasi semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

“Salah satu strategi pemerintah adalah mengupayakan ketersediaan vaksin dan mempercepat program vaksinasi sehingga semakin banyak masyarakat terlindungi,” kata Widyawati.