Pemerintah Diminta Membayar Tunjangan PNS Golongan Rendah

Pemerintah Diminta Membayar Tunjangan PNS Golongan Rendah

Pemerintah Diminta Membayar Tunjangan PNS Golongan Rendah – Pemerintah diminta tetap membayar tunjangan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) golongan rendah dalam komponen tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 pada tahun 2021, dan juga pada APBN 2022. Sebaliknya untuk PNS golongan tinggi, ditiadakan karena penghasilan mereka sudah tinggi.

Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, meminta pemerintah untuk membayar tunjangan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan rendah dalam komponen tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 pada tahun 2021 dan rencananya juga pada APBN 2022. Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan, pemerintah perlu melakukan klasterisasi peniadaan tunjangan kinerja berdasarkan golongan, bukan disamaratakan untuk semua PNS.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan klusterisasi peniadaan tunjangan kinerja berdasarkan golongan. “Untuk PNS golongan rendah yang mendapatkan tunjangan terkecil harusnya tetap diberikan,” kata Syarief Hasan dikutip dari idn poker, Minggu (29/8/2021).

1. Banyak PNS mendapat gaji hanya Rp1,5 juta
Pemerintah Diminta Tetap Bayar Tunjangan Kinerja PNS Bergaji RendahSejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021)

Syarief Hasan mengungkapkan, masih banyak PNS yang mendapatkan gaji Rp1,5 juta, jauh di bawah upah minimum regional (UMR).

“Ini tentu perlu dijadikan pertimbangan, karena akan berdampak pada daya beli,” kata dia.

PNS yang mendapatkan gaji kecil, lanjutnya, masih cukup berat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Beban keluarga juga patut menjadi pertimbangan untuk tetap memberikan tunjangan bagi PNS golongan rendah.

2. Pemerintah harus jaga daya beli masyarakat di masa pandemik
Kementerian Komunikasi dan Informatika

Syarief Hasan mengatakan, pada situasi pandemik COVID-19 yang mencekik perekonomian rakyat, pemerintah harus mengupayakan insentif fiskal bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah, termasuk bagi PNS golongan rendah.

“Ini penting untuk menjaga daya beli dan menjaga momentum pertumbuhan,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Dia menambahkan, salah satu tugas terberat pemerintah di masa pandemik COVID-19 adalah memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Bagi masyarakat berpendapatan rendah, rendahnya daya beli akan berdampak langsung terhadap kualitas hidupnya,” ujarnya.

3. Pemerintah hemat belasan triliun bayar THR tanpa tunjangan kinerja
Pemerintah Diminta Tetap Bayar Tunjangan Kinerja PNS Bergaji Rendah

Seperti diketahui, pada 2021 pemerintah sudah empat kali melakukan refocusing anggaran. Pada refocusing kedua, pemerintah membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada aparatur sipil negara (ASN) tanpa menyertakan tunjangan kinerja.

“Kita menghemat beberapa belas triliun dari situ,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam “Sarasehan Virtual 100 Ekonom” yang dipantau di Jakarta, Kamis (26/8/2021).