Pemerintah Jakarta Barat Siapkan Krematorium Mayat COVID-19

Pemerintah Jakarta Barat Siapkan Krematorium Mayat COVID-19

Pemerintah Jakarta Barat Siapkan Krematorium Mayat COVID-19 – Kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Harga kremasi jenazah COVID-19 yang meroket hingga puluhan juta rupiah belakangan ramai diperbicangkan di DKI Jakarta dan menjadi polemik.

Pemerintah Kota Jakarta Barat pun menyiapkan pembangunan krematorium di TPU Tegal Alur, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat. Sosialisasi terkait rencana tersebut kepada masyarakat sekitar juga telah dilakukan. Kegiatan itu dipimpin Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto pada Sabtu (18/7/2021) malam.

“Ini tindak lanjut arahan Pak Gubernur, harus disampaikan kepada masyarakat. Pesan Pak Gubernur segera sampaikan kepada masyarakat terkait krematorium. Masyarakat perlu tahu dan mamahami terkait hal-hal yang berkaitan krematorium, Dirangkum dari laman idn poker” kata Uus seperti dikutip dari Sudis Kominfotik Jakarta Barat, Selasa (20/7/2021).

1. Krematorium akan dibangun di TPU Tegal Alur
Sepekan Lagi TPU Tegal Alur Sediakan Krematorium, Gratis!

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan kehadiran mesin kremasi yang diprediksi satu minggu mendatang dan nantinya akan digunakan untuk pelayanan masyarakat. “Targetnya selesai minggu ini ya,” Uus dikonfirmasi, Selasa 20 Juli 2021.

Sosialisasi disampaikan kepada para ketua RT atau RW, tokoh masyarakat, pemuda, LMK dan perwakilan warga Kelurahan Kamal.

Rencananya tempat atau lokasi krematorium akan dibangun di TPU Tegal Alur wilayah RT 08/02 Kelurahan Kamal. Lokasi tersebut telah dikunjungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Minggu (18/7/2021) siang.

2. Krematorium dibangun untuk sementara
Krematorium Jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur Bersifat Sementara

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya sedang menggodok dan mengkaji kemungkinan pembangunan fasilitas kremasi sendiri. Langkah ini diambil untuk menyediakan tempat kremasi dengan harga yang terjangkau khususnya kremasi jenazah Covid-19.

Keberadaan krematorium, terutama di masa PPKM Darurat, untuk memenuhi pelayanan kremasi bagi warga DKI Jakarta.

Ada beberapa poin hasil pertemuan atau sosialisasi yang disepakati bersama. Antara lain, krematorium dibangun untuk sementara, yakni saat pandemik COVID-19 atau selama massa PPKM dan tidak mencemari lingkungan.

3. Akan ada pembatasan waktu operasional dan pengawasan
Pemkot Sukabumi Bahas PPKM Darurat, Bakal Ada Jam Buka Tutup Kegiatan Usaha  - Tribun Jabar

Selain itu, ada pembatasan waktu operasional kremasi, tidak ada kerumunan atau keramaian.

Kemudian pengawasannya dilakukan bersama antara tiga pilar, yaitu pengurus atau pengelola TPU, warga dan tokoh masyarakat akan tergabung dalam satgas.