Presiden Brasil Diduga Terlibat Kasus Korupsi Gaji

Presiden Brasil Diduga Terlibat Kasus Korupsi Gaji

Presiden Brasil Diduga Terlibat Kasus Korupsi Gaji – Jair Messias Bolsonaro adalah mantan perwira militer dan politikus asal Brasil yang saat ini menjabat sebagai Presiden Brasil ke-38 sejak 1 Januari 2019. Presiden Brasil Jair Bolsonaro, seorang populis sayap kanan yang mengagumi Donald Trump, menjabat sebagai pemimpin Negeri Samba pada Januari 2019. Saat dia mulai menjabat, dia bersumpah akan membersihkan Brasil dari korupsi.

Bolsonaro lahir di Glicério, São Paulo. Ia lulus dari Akademi Militer Agulhas Negras pada tahun 1977 dan berdinas di grup artileri lapangan dan terjun payung Angkatan Darat Brasil. Tapi dalam beberapa minggu terakhir, tekanan terhadap dirinya semakin menguat terkait tuduhan buruknya penanganan pandemik virus corona, skandal korupsi pembelian vaksin pejabatnya, dan kini dia diduga terlibat dalam skandal penggelapan gaji.

Akhir pekan lalu, puluhan ribu rakyat Brasil turun ke jalan-jalan di lebih dari 40 kota, memprotes kebijakan Presiden Bolsonaro yang dianggap buruk dalam menangani pandemik. Dikutip dari poker idn deposit pulsa 10rb tanpa potongan Rakyat Brasil menuntut pemakzulan Bolsonaro dan mendesak supaya dapat akses yang lebih besar ke vaksin untuk melawan COVID-19.

1. Rahasia lama Presiden Jair Bolsonaro
Presiden Brasil Diduga Terlibat Skandal Penggelapan Gaji

Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah mendapatkan tekanan bertubi-tubi tentang beberapa masalah seperti dugaan keterlibatan skandal korupsi, tuduhan penanganan wabah virus corona yang buruk dan kini tuduhan dugaan penggelapan gaji.

Dalam kasus terakhir, hal itu diungkapkan oleh media lokal populer UOL, di mana skandal dugaan penggelapan gaji adalah rahasia lama, yakni ketika Jair Bolsonaro menjadi anggota parlemen di majelis rendah dari tahun 1991 sampai dengan 2018.

“Andre menyebabkan banyak masalah karena tidak pernah mengembalikan jumlah uang yang tepat yang harus dikembalikan, Anda mengerti? Dia seharusnya mengembalikan 6.000 reais (sekitar Rp17,1 juta), tetapi Andre hanya menyerahkan 2.000 atau 3.000 reais (sekitar Rp5,7 juta-8,5 juta). Ini berlangsung selama berabad-abad sampai Jair berkata: ‘Cukup–singkirkan dia karena dia tidak pernah memberi saya jumlah uang yang tepat.'”

2. Mantan ipar Jair Bolsonaro dapat dipanggil senat untuk dimintai keterangan

Kabar berita skandal penggelapan gaji atau ‘cashback’ gaji dari staf Bolsonaro ketika menjabat sebagai anggota parlemen itu segera menjadi bola panas yang viral di Brasil. Melansir laman Reuters, Senator Renan Calheiros mengatakan pada hari Senin (5/7) bahwa Andrea Siqueira Valle, mantan ipar Bolsonaro, dapat dipanggil ke Senat untuk diinterogasi di hadapan komite.

Senator Renan Calheiros yang menyatakan bahwa Senat dapat memanggil mantan iprat Bolsonaro itu, juga menjadi sponsor kuat dalam penyelidikan Senat tentang penanganan pandemik oleh pemerintah.

Sejauh ini, kantor Kepresidenan Brasil menolak berkomentar atas kasus skandal rachadinha tersebut, sedangkan seorang pengacara yang mewakili Bolsonaro membantah tuduhan.

3. Tekanan untuk memakzulkan Bolsonaro yang semakin meningkat
Presiden Brasil Diduga Terlibat Skandal Penggelapan Gaji

Kasus skema rachadinha yang saat ini dituduhkan terhadap Presiden Jair Bolsonaro, beberapa tahun lalu juga pernah menjerat putra tertuanya yang bernama Flavio Bolsonaro. Menurut Al Jazeera, jaksa negara bagian Rio de Janeiro secara resmi pernah mengajukan tuntutan terhadap Flavio Bolsonaro yang menjadi Senator federal atas dugaan partisipasinya dalam kasus rachadinha ketika dia menjadi anggota parlemen negara bagian.

Hakim Mahkamah Agung Rosa Weber sehari sebelumnya yakni pada Jumat (3/7) telah mengizinkan penyelidikan kriminal atas tanggapannya terhadap tuduhan potensi korupsi yang melibatkan kesepakatan vaksin dengan Bharat Biotech, India, di Kementrian Kesehatan.

Pihak Bharat Biotech telah membantah melakukan kesalahan dalam kerja sama untuk memasok vaksin, sedangkan Presiden Jair Bolsonaro telah membantah melakukan kesalahan atau mengetahui korupsi, dan mengatakan dia tidak tahu apa yang terjadi di dalam kementeriannya.