Wakil Gubernur DKIJakarta Mengklaim Harga tes PCR Rp495 ribu

Wakil Gubernur DKIJakarta Mengklaim Harga tes PCR Rp495 ribu

Wakil Gubernur DKIJakarta Mengklaim Harga tes PCR Rp495 ribu – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku jajaran Dinas Kesehatan DKI akan mengawasi kepatuhan penerapan harga tes PCR yang kini ditetapkan Rp495 ribu di Jawa dan Bali. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di DKI Jakarta terendah kedua setelah Vietnam.

“Pengawasan tetap dilakukan, ada Kemenkes, ada petugas dari kami, Dinas Kesehatan semua memastikan semua proses itu, pengadaan, harganya, supaya terjangkau,” kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Agustus. Saat ini harga tes PCR di Vietnam Rp460 ribu sementara harga tes PCR di Jakarta Rp495 ribu.

“Prinsipnya kita kan sudah termurah kedua setelah Vietnam, disampaikan Pak Menteri Kesehatan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi,” Dikutip dari idn poker kata dia di Balai Kota, Kamis (19/8/2021).

1. Akui banyak pengusaha kebingungan
Harga Tes PCR Rp495 Ribu, Wagub DKI: Termurah Kedua Setelah VietnamPetugas tenaga kesehatan melakukan tes usap antigen COVID-19 secara acak kepada pekerja dan pengunjung salah satu bar dan kafe di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021)

Riza mengakui banyak pengusaha yang bingung terkait harga PCR yang dibatasi. Sebab para pengusaha atau penyedia jasa PCR tersebut mengambil barang atau produk PCR dari luar negeri.

“Tentu diturunkan sesuai dengan harga yang memungkinkan, kami memahami adanya keberatan beberapa pengusaha,” kata dia.

2. Pihaknya akan siapkan sanksi
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Pelanggar Ketentuan Harga Tes PCR

Politikus Gerindra ini juga mengungkapkan pihaknya akan mengatur sanksi bagi pelanggar ketentuan harga PCR yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Ya, nanti kita akan atur regulasinya (sanksi) sesuai dengan anjuran Pak Menteri Kesehatan,” kata dia. Tetapi dia tidak secara detail menjelaskan sanksi apa yang akan diberikan.

3. Kemenkes tetapkan batas harga tertinggi di Jawa-Bali dan wilayah lain
Resmi! Kemenkes Tetapkan Tarif Batas Tertinggi Tes PCR Jawa Bali Rp495 Ribu

Kemenkes sebelumnya menetapkan batas harga tertinggi untuk tes PCR di wilayah Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp495 ribu. Kemudian untuk wilayah lain sebesar Rp525 ribu. Untuk batas harga baru tertinggi tersebut, Kemenkes meminta hasil test PCR keluar dalam 1×24 jam.

“Hasil pemeriksaan real time PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1×24 jam dari pengambilan swab pada pemeriksaan real time PCR,” ujar Dirjen Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes, Abdul Kadir, dalam keterangan persnya, Senin (16/8/2021).