Warga Jepang yang Menolak Olimpiade Tokyo 2020 Bertambah

Warga Jepang yang Menolak Olimpiade Tokyo 2020 Bertambah

Warga Jepang yang Menolak Olimpiade Tokyo 2020 Bertambah – Olimpiade Musim Panas 2020, secara resmi dikenal dengan Games of the XXXII Olympiad, adalah ajang olahraga internasional akan datang yang semula dijadwalkan untuk diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada tanggal 24 Juli-9 Agustus 2020.

Pada Maret 2020, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan untuk menunda olimpiade selama setahun karena pandemi virus korona. Sejauh ini, IOC menyatakan bahwa olimpiade musim panas ini akan dibuka pada 23 Juli 2021, tepat satu tahun dari jadwal semestinya.

Hasil survei terbaru mengenai Olimpiade Tokyo 2020 menunjukkan hasil yang mencengangkan. Sebanyak 80 persen warga Jepang ingin Daftar Live22 Olimpiade tahun ini ditunda atau dibatalkan.Berdasarkan hasil survei yang dirilis Daily Mail, total 43 persen warga Jepang ingin Olimpiade musim panas ini dibatalkan. Sedangkan, 40 persen lainnya ingin Olimpiade ditunda.

1. Warga yang menolak Olimpiade alami peningkatan
80 Persen Warga Jepang Tolak Olimpiade Tokyo 2020

Hasil survei ini juga menunjukkan persentase warga Jepang yang menolak Olimpiade mengalami peningkatan. Sebelumnya, persentase warga yang ingin Olimpiade ditunda berada di kisaran 35 dan 34 persen. Hasil survei lain yang dilakukan Kyodo News juga mengungkapkan, 59,7 persen warga Jepang ingin Olimpiade dibatalkan. Bedanya, dalam survei ini, tidak ada opsi penundaan Olimpiade.

2. Optimisme tetap digaungkan pemerintah Jepang
80 Persen Warga Jepang Tolak Olimpiade Tokyo 2020

Juru bicara pemerintah Jepang, Katsunobu Kato, mengungkapkan pihaknya beserta para panitia optimistis gelaran Olimpiade Tokyo bisa digelar sesuai jadwal, yakni 23 Juli 2021. Kato juga mengungkapkan, saat ini pemerintah dan panitia tengah gencar menyemarakkan Olimpiade yang aman.

Mereka juga tengah membuat protokol anti COVID-19 untuk Olimpiade nanti. “Saat ini, kami tengah berusaha untuk mensosialisasikan secara konkret dan detail tentang protokol (anti COVID-19) kepada masyarakat,” ujar Kato.

3. Jepang tengah dilanda gelombang keempat COVID-19
80 Persen Warga Jepang Tolak Olimpiade Tokyo 2020

Ada alasan tersendiri mengapa warga Jepang ngotot menolak Olimpiade diselenggarakan tahun ini. Sekarang, Jepang tengah dilanda gelombang keempat pandemik COVID-19. Sekitar 685.000 warga Jepang sudah dinyatakan positif terpapar COVID-19, dengan angka kematian mencapai 11.471 jiwa. Jumlah ini mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir, beberapa saat jelang Olimpiade.

Tokyo terpilih sebagai kota tuan rumah dalam sidang IOC ke-125 di Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 7 September 2013. Kota-kota kandidat penyelenggara Olimpiade Musim Panas 2020 lainnya adalah Madrid, Spanyol, dan Istanbul, Turki. Kedua kota ini memperoleh jumlah suara sama pada seleksi babak pertama; namun Madrid tereliminasi pada babak penentuan.

Proses penawaran tuan rumah penyelenggara Olimpiade dimulai dengan pengajuan permohonan kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) oleh Komite Olimpiade Nasional (NOC), dan berakhir dengan pemilihan kota tuan rumah oleh anggota IOC melalui sidang luar biasa. Proses ini diatur oleh Piagam Olimpiade, yakni dalam Bab 5, Pasal 34.